autoerotisme
autoeroticism
Ringkasan Singkat
Pencapaian kepuasan atau gairah seksual melalui diri sendiri, baik lewat masturbasi, stimulasi tubuh, maupun fantasi.
Autoerotisme adalah istilah luas yang mencakup segala bentuk stimulasi seksual yang dilakukan secara mandiri. Ini melibatkan tindakan fisik seperti masturbasi atau stimulasi area erogen tubuh lainnya, serta proses mental seperti lamunan seksual dan fantasi. Istilah ini dipopulerkan oleh seksolog Havelock Ellis, yang berargumen bahwa perilaku ini adalah bagian normal dari perkembangan manusia dan fungsi seksual orang dewasa.
Dalam teori psikoanalisis awal, autoerotisme dipandang sebagai tahap awal perkembangan psikoseksual sebelum individu mengalihkan energi libidonya ke objek luar (orang lain). Namun, pandangan modern melihat autoerotisme sebagai aktivitas yang sehat dan umum yang berfungsi untuk eksplorasi diri, pelepasan stres, dan pemeliharaan kesehatan seksual. Hal ini tidak lagi dianggap sebagai deviasi kecuali jika dilakukan secara kompulsif atau mengganggu fungsi kehidupan sehari-hari.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Ellis, H. (1900). Studies in the Psychology of Sex. F.A. Davis.
- Freud, S. (1905). Three Essays on the Theory of Sexuality. Basic Books.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.